Selasa, 13 Agustus 2013

ACEH SEKARAT



Aceh sekarat

Belum jua tertutup luka yang menganga
Indonesia kembali teteskan air mata
Di tanah rencong nan indah
Di tanah serambi makkah

            Hari itu suasana begitu mencekam
            Keadaan berubah seketika
            Langit berwarna hitam
            Raja siang tak Nampak disana

Aceh terhempas murka samudra ina
Yang menghilangkan seribu nyawa
Mahluk tuhan bertebaran dimana-mana
Mulutnya bumkam tak punya bahasa
           
            Ombak itu pergi meninggalkan bekas
            Seribu luka dan pahit yang kami telan
            Mereka tak punya perasaan dan begitu ganas
            Sempat menghentikan lonceng waktu yang berdentang

Di atas pusar bumi kulihat kuasa ilahi
Yang menggetarkan nurani
Yang menciptakan ketakutan abadi
            Mereka yang pergi terluka
            Meninggalkan sebuah pesan
            “sebuah perbaikan bagi bangsamu yang nyaris sirna”

Aceh sekarat ……
Melihat tujuh malaikat memintal karat
Wajahnya berlumur elegy dan
Tangannya tak punya jemari


Dewi Arlianti Daeng Makarra Bulukumba,16-juli-2013


Ramadhan  kemarin

Ku merindu suasana ramadhan bersamamu
Kuingiin menghempaskan sajadah bersamamu
Kuingin mendengarkan nyanyian sholawat bersamamu

            Ku rindu akan  canda dan tawamu
            Dimeja makan diwaktu sahur bersamamu
            Kuingin menyambut dan mendengarkan takbir bersamamu

Kau adalah bintang besar dalam hatiku
Kau adalah penyemangat dalam kesedihanku
Kau adalah cahaya dalam gelapnya hidupku
Kau adalah segalanya dalam hidupku,  ayah……

            Andai kau ada disini dan melihat bintang kecilmu Tersenyum
            Pasti aku adalah orang yang paling bahagia didunia
            Tapi kini semuanya berubah dan berubah
            Karena kau tak disini lagi

Jika kerinduan itu menghampiriku
Kuhanya bisa menatap gambarmu ayah…..
Ayah,jikalau aku mendengarkan takbir itu
Ku teringat dengan suaramu merdumu ayah

            Ya Allah,kuyakin kau telah menempatkannya
            Ditempat yang damai dan tenang separti Yang telah kau janjikan

           
                                                                                                Dewi Arlianti Daeng Makarra
                                                                                                Bulukumba,15-juli-2013